Pelarutan tembaga dalam FeCl3 disebut sebagai proses Etching, cairan
etching, atau bahasa Inggrisnya cooper etchant sebenarnya ada beberapa,
yaitu H2O2, amonium persulphat, entah apa lagi, mungkin ada lagi. Tetapi
yang murah dan mudah didapatkan di toko elektronik atau kimia adalah
FeCl3, bilang beli Feri Klorit begitu. Kristal FeCl3 padat berwarna
coklat kemerahan, ada yang kuning juga, bersifat higroskopis (menyerap
air – jadi kalau disimpan akan berair), sangat korosif, menghacurkan
kebanyakan logam.
Mencairkan FeCl3 jangan masukkan FeCl3 kedalam air, tetapi air dituangkan pelan-pelan
kedalam wadah dari plastik atau kaca yang sudah berisi FeCl3, akan
timbul panas, tetapi tidak panas sekali, hangat saja, saat pertama kali
dilarutkan dan timbul panas itulah merupakan saat ideal untuk Etching,
bisa cepat sekali, sekitar seperempat jam selesai etching. Jadi kondisi
ideal proses etching adalah masih baru dan larutan panas, cara
menghangatkan dengan kompor listrik (tapi ini repot), wadahnya harus
dari gelas tahan panas. Larutan ini kena tangan tidak apa-apa, asal
jangan lama-lama direndam, segeralah dibilas dengan air bersih, jangan
kena logam, atau tercecer di lantai keramik, bila ini terjadi segeralah
bersihkan, karena terlalu lama noda akan sulit dihilangkan.
Larutan FeCl3 makin banyak digunakan, makin lama prosesnya, karena FeCl3 nya berkurang, kondisi larutan yang
dingin juga memperlambat proses, oleh karena itu sebaiknya pembuatan
PCB sebaiknya sesedikit mungkin tembaga yang larut, apabila ada bagian
yang kosong, bukan jalur, sebaiknya diblok, diarsir, atau dalam istilah
software pembuat PCB adalah melakukan ‘pouring’. Larutan yang sudah
sering digunakan dan sudah memakan waktu lama untuk etching, perlu
diganti dengan larutan yang baru.
Rancangan jalur (track layout) PCB dapat dirancang sendiri (manual
atau dengan komputer) atau mengambil dari buku, majalah atau dari
internet, langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah;
- Print atau copy layout.
- Pastikan ukurannya gambar sesuai dengan besarnya komponen-komponen yang akan dipasang, artinya ukurannya 1:1, jangan sampai gambarnya kebesaran, nanti tidak pas. Juga anda perlu perhatikan apakah gambar perlu di ‘mirror’ atau tidak, jadi perlu mikir sedikit.
- Potong PCB polos sesuai dengan ukuran layout ( dilebihkan sedikit).
- Bersihkan PCB polos dengan deterjen atau cairan pencuci piring, gosok pakai busa penggosok piring. Jika terlalu kotor dibersihkan dengan metal polish (brasso atau Kit), atau ampelas-lah dengan amplas yang paling halus.
- Bilas dengan air bersih, keringkan, jangan sampai tembaganya tersentuh tangan lagi.
- Tempelkan kertas layout PCB dengan lem.
- Bor ditempat lubang-lubang (istilahnya di pad atau via)
- Lepas kertas layout.
- Gambar pakai marker (spidol) OHP yang tahan air, pengalaman saya pakai Pilot ukuran M warna merah, the best, tetapi akhir-akhir ini menggunakan Snowman juga lumayan. Ada lagi yang sangat tahan larutan FeCl3, yaitu Pilot Silver/Gold marker, warna perak atau emas, tetapi kelemahannya adalah ujungan besar dan tintanya mblobor, lama keringnya. Anda juga bisa menggunakan TipExx,cairan penghapus tulisan, ini cukup tahan terhadap cairan FeCl3.
- Tunggu kering, kemudian proses etching, rendam dalam larutan FeCl3, goyang-goyang tempatnya, sekitar 15-30 menit, sambil dilihat apa yang tidak dilindungi marker sudah larut semua. Jangan ditinggal atau terlalu lama, apapun jenis marker nya, kalau terlalu lama, bisa larut semuanya.
- Jika sudah oK, bilas dengan air bersih dan keringkan.
- Marker tidak perlu dihilangkan, karena bisa disolder langsung, justru melindungi jalur tembaga dari karat tembaga, kecuali jika menggunakan TipExx, bagian yang hendak disolder dihilangkan/dikerik.
- Jika dikehendaki, marker dihilangkan dengan alkohol, thiner, bensin atau aceton (penghilang kitek kuku).
- Setelah komponen terpasang dan rangkaian bekerja seperti yang dikehendaki, jalur tembaga perlu diproteksi dengan pernis atau insulating material, agar tembaga tidak berkarat (warna berubah jadi hijau-biru). Pada PCB profesional, dilapisi dengan lapisan plastik tipis warna hijau.
Thank For http://www.elektro.undip.ac.id !!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar